Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cari Cara Bahagia? Bahagia Kamu yang Tentukan!


cara-bahagia


Siapa sih yang tidak ingin bahagia? Bahagia adalah salah satu cara hidup sehat. Hati yang tanpa beban akan membuat tubuh lebih bugar. 

Setiap orang punya standar kebahagiaan masing-masing. Padahal, banyak kok hal-hal sederhana yang mampu membuat kita bahagia setiap hari. Pun, berbagai masalah datang menghimpit, bahkan menjepit, selalu ada cara untuk menikmati hidup.


Kunci Hidup Bahagia

Jika ada yang bilang bahwa ada orang hidup tanpa masalah, dia pasti bohong. Setiap manusia dilahirkan lengkap dengan masalah. Hanya saja, ada beberapa orang yang menunjukan masalahnya, ada pula yang memilih hidup bahagia. 

Hidup bahagia bisa kok diciptakan, paling tidak diusahakan. Bagaimana sih cara menjalin hidup dengan bahagia? Berikut tips hidup bahagia ala Susana Devi 😀.

1. Temukan Hal untuk Disyukuri

Selalu bersyukur atas hal-hal kecil yang ada dalam hidup adalah cara sederhana untuk hidup bahagia. Mensyukuri nikmat yang diberikan membuat hidup terasa lebih damai. Pagi hari, saat membuka mata, syukuri bahwa hari ini kita masih diberi kesempatan untuk hidup. Saat kita merasa lelah untuk bekerja, amatilah orang-orang di sepanjang perjalanan kita menuju kantor. Banyak dari mereka yang pekerjaannya berat, bahkan ada yang tidak mempunyai pekerjaan. Semakin banyak syukur kita, semakin ringan kita menjalani aktivitas sepanjang hari.

2. Jangan Lupa Tersenyum

Bahagia untuk tersenyum atau tersenyum untuk bahagia? Memang kebahagiaan akan membuat kita bisa tersenyum lebar. Namun,  mudah tersenyum juga salah satu cara memancing agar kita bisa selalu memikmati hidup. Jika memang tak ada hal indah untuk tersenyum, carilah hal-hal yang lucu dan konyol yang bisa diketawakan. Jika pun tak ada, tertawakanlah kesedihanmu.

cara-hidup-sehat


Ktika tersenyum tubuh akan mengeluarkan neurotransmitter dopamin, serotonin, dan neurotransmitter dopamin dan endorfin. Perpaduan ketiga hormon ini akan menimbulkan efek bahagia. Tak heran jika mereka disebut sebut pula sebagai hormon kebahagian. Jadi menunggu bahagia untuk tersenyum atau tersenyum dulu untuk berbahagia?😅

3. Istirahat yang Cukup

Istirahat yang cukup akan menjaga sistem keseimbangan tubuh kita. Ibarat mesin, tubuh kita memiliki jam kerja. Tubuh tidak bisa untuk dipaksa untuk bekerja nonstop. Tubuh butuh istirahat untuk mengembalikan vitalitas fungsi-fungsi organ dalam tubuh. Jika kebutuhan istirahat tercukupi, maka tubuh akan bekerja sebagaimana mestinya. Namun, jika kebutuhan istirahat tidak tercukupi, maka keseimbangan tubuh tergannggu, termasuk mood. Makanya, enggak heran jika kita lelah, kita merasa lebih sensitif dan mudah marah.

4. Atur Pola Makan dan Olahraga

Di tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat. Begitu, katanya. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa tubuh kita senantiasa dalam kondisi yang prima. Tubuh yang sehat akan memproduksi hormon-hormon yang dibutuhkan tubuh, termasuk hormon bahagia. Ingat, makan jangan asal kenyang. Makanlah makanan sesuai kebutuhan gizi yang diperlukan. Jangan lupa untuk berolahraga, walau hanya berjalan-jalan di sekitar kompleks rumah atau lingkungan kantor.

5. Istirahalah dari Media Sosial

Konon orang bermain media sosial untuk membuat otak lebih fresh. Benarkah begitu? Jika iya, syukurlah. Namun, jika kita mulai tak nyaman dan tak bisa mengambil mafaat media sosial serta mulai marah-marah ketika kita melihat unggahan status orang lain, maka letakkan ponselmu dan tutup aplikasi media sosialmu. Ambil jeda. Tanpa kita sadari, ada "racun" di sana. Jangan sampai, kita justru terpapar hal negatif dari media sosial. Bukannya bahagia malah uring-uringan. Mending, baca buku atau nonton film.

6. Luangkan Waktu Melakukan Hal yang Disukai

Di tengah kesibukan, kadang kita tidak sempat melakukan hobi. Padahal, melakukan hal yang disukai adalah cara sederhana untuk tetap bahagia. Maka, walaupun sebentar, cobalah tetap untuk meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang membuatmu bahagia. Jika kamu penyuka tanaman, paling tidak sekali dalam satu minggu rawatlah sendiri tanam-tanamanmu. Jika kamu penyuka traveling, paling tidak sekali seminggu berjalanlah ke luar rumah, tak perlu jauh-jauh. 

7. Buat Orang Lain Bahagia

Bagaimana bisa, membuat orang lain bahagia untuk membuat kita merasa bahagia? Bisa! Cobalah!

Membuat orang bahagia akan menimbulkan kepuasan tersendiri. Menyadari ada orang lain bahagia karena apa yang sudah kita lakukan akan membuat kita merasa bahagia. Tak perlu dengan hal besar untuk membahagiakan orang lain. Sapa teman kerja dengan senyum merekah. Bereskan pring dan sisa makanan ketika jajan di warung makan. Hal yang mungkin tampak sepele ini bisa jadi membahagiakan orang lain. Sangat manusiawi bahwa manusia ingin bermanfaat untuk orang lain. 😉

8. Jangan Menyimpan Kemarahan

Hidup tak selalu berjalan dengan lancar. Ada kalanya ada hal yang tak terduga yang membuat kita marah. Orang lain atau bahkan diir kita sendir. Tak masalah. Marahlah jika memang dibutuhkan. Luapkan jika perlu. Jika sudah, buang! Maafkan! Jangan simpan kemarahan pada siapapun, termasuk pada dirimu sendiri. Menyimpan kemarahan sama halnya menyimpan barang busuk, merugikan.

9. Sibukkan Diri dengan Hal-Hal Positif

Salah satu celah hidup tidak bahagia adalah karena kita mempunyai banyak waktu luang dan tidak dapat memanfaatkan dengan baik. Alhasil, kalau tidak membandingkan diri dengan pencapaian orang lain, kita justru maido dengan pencapaian orang lain. Oleh karena itu, jika kamu memilki waktu luang, bersyukurlah! Tak semua mempunyai hal itu. Lakukan hal-hal bermanfaat yang tentu saja membuat hidupmu lebih bermartabat. Percayalah, menjadi orang sibuk dengan segudang aktivitas itu lebih baik daripada orang yang memiliki banyak waktu luang tapi tidak tahu harus ngapain.

10. Perbanyak Dengarkan Diri Sendiri, Kurangi Terlalu Peduli Omongan Orang

Jangan terbalik ya! Bukan berarti omongan orang lain itu tidak perlu. Kadang kita perlu mendengarkan omongan orang lain untuk mengontrol hidup kita. Namun, kita tak perlu mendengar semua omongan mereka. Kita cukup menampung apa yang orang laik katakan tentang kita, selanjutnya saring sebagai sarana berdiskusi dengan diri sendiri. Benarkah apa yang orang lain katakan tentang saya? Jika benar apa yang harus lakukan? Jika saya, setelah ini saya sebaiknya bagaimana?

Ingat, hidupmu ada di tangamu, bukan di tangan orang lain. Menentukan hidupmu sendiri adalah cara menikmati hidup.


Jangan Lakukan Ini Jika Ingin Bahagia

Jika banyak hal mudah yang dapat dilakukan untuk merasa bahagia setiap hari,  ternyata ada beberapa hal yang juga mudah merusak kebahagian. Jadi, jangan sampai Kawan Suzan menjadi susah bahagia karena melaukan ini, ya!

1. Membandingkan Pencapaian Orang Lain

Rumput tetangga memang lebih hijau. Namun, kita tidak pernah tahu bagaimana tetangga kita merawat rumput mereka. Kita juga tidak tahu apakah rumput mereka asli atau hanya rumput sintetis. Membandingkan apa yang sudah dicapai orang lain untuk menjadi penyemangat itu perlu. Namun, jika melihat pencapaian orang lain hidup kita jadi tidak tenang, maka sudah! Tutup mata. Fokus pada diri sendiri! Jangan sampai, terlalu sibuk mengamati pencapaian orang lain justru membuat kamu lupa untuk menjadi lebih baik.
tips-hidup-bahagia


2. Fokus Pada Hal Buruk

Hidup itu tak mulus, Kawan. Ada hitam-putih. Ada naik-turun. Ada sukses-gagal. Masalahnya, bagaimana kita menyikapi. Kita tidak akan bahagia jika fokus pada hal buruk. Setelah jatuh, bangunlah lalu berjalan kembali. Tak perlu menyesal terlalu lama. Jangan sampai kita terlalu fokus pada jatuhnya dan lupa caranya bangkit.

3. Merasa Mampu Melakukan Segala Hal

Tak ada manusia yang sempurna. Begitupun juga kita. Maka kita harus menyadari bahwa kita tak bisa melakukan segala hal. Kita harus mampu mengakui bahwa ada beberapa hal yang tak bisa kita lakukan. Kita juga harus bisa menyadari bahwa kita tidak bisa mengontrol semua hal untuk sesuai dengan apa yang kita inginkan. Kesadaran semacam ini akan menjadi tameng agar kita tidak mudah kecewa. Bersiap untuk kecewa adalah salah satu cara untuk hidup bahagia dan tenang.

Penutup

Bagaimana Kawan Suzan, siap hidup bahagia? Cara bahagia datangnya dari diri sendiri. Jika ingin menikmati hidup dan selalu bahagia, jangan bergantung dengan orang. Semua itu dapat Kawan Suzan upayakan sendiri, bahkan dengan hal-hal sederhana. Bukan begitu?

Kawan Suzan boleh berbagi pengalaman jika mempunyai kiat untuk hidup bahagia lain versi kamu lho, ya!

Salam, 





Susana Devi Anggasari
Susana Devi Anggasari Hai, saya Susana Devi. Mamak dari Duo Mahajeng, Mahajeng Kirana dan Mahajeng Kanaya. Saya ibu rumah tangga yang nyambi jadi PNS. Untuk menjalin kerja sama, silakan hubungi saya.

Posting Komentar untuk "Cari Cara Bahagia? Bahagia Kamu yang Tentukan!"

Berlangganan via Email