Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Belajar SEO On Page, Google Pasti Suka Tulisanmu!

belajar-seo-onpage

Belajar SEO On Page—Pernah enggak sih kalian "capai" ngeblog karena blog kalian sepi? Saya sering. Ih, niat kamu enggak bener sih. Nulis.. nulis saja! Biarkan tulisanmu menemukan pembacanya sendiri. Pernah denger begini? Lah, emang kalau kita nulis terus tulisan kita dibiarin gitu saja bakal ada yang tahu?

cara-search-engine-optimization

Nah ini kesalahan saya. Saya kira, aktivitas blog cukup dengan nulis. Memang sih ada beberapa pengunjung yang kembali setelah "tahu" blog ini dari share link di sosial media yang saya kadang lakukan. Namun, jumlahnya tak seberapa. Intinya, kalau lagi enggak ngeshare link, pasti sepi.

Untung saja saya terangkut di kelas Naikin DA. Di sana saya mulai paham bahwa ada banyak hal yang harus dilakukan agar blog kita "ditemukan". Selain harus terkenal di mata orang alias pengunjung, blog juga mesti kita kenalin dengan dengan Google. Gimana Google mau merekomendasikan tulisan kita jika doi saja tidak kenal dengan kita. Inilah salah satu pentingnya belajar SEO (Search Engine Optimization)


Berkenalan dengan SEO

SEO adalah teknik yang dilakukan untuk dapat mendatangkan pengunjung dari mesin pencarian. Hal utama yang  harus dicapai adalah merampingkan peringkat keyword. Semakin ramping, tentunya semakin bagus.

Sayangnya, tak banyak blogger pemula yang karib dengan SEO, terlebih kalau bloggernya emak-emak. Mereka lebih kenal blog walking atau ODOP ketimbang SEO. 

Padahal, untuk mendatangkan pengunjung, lebih baik pengunjung mampir ke blog gara-gara pencarian di google dibanding hasil share link. Pengunjung dari hasil pencarian itu lebih stabil.

Agar pengunjung enggak sengaja mampir ke blog kita, tentu saja mereka harus melihat tulisan kita ada di hasil pencarian Google, paling enggak ada di halaman pertama, mau berapapun rankingnya. Semakin di atas, kemungkinan klik semakin besar.

Bertemu dengan Coach Bahrul Ilmi, Mas Irwin, dan Om Pewe adalah anugerah. Mereka seperti bulan yang dihadirkan untuk menerangi malam. Uhuuuk πŸ˜…

Mereka memiliki ketelatenan dan kesabaran tingkat dewa untuk mengenalkan apa itu SEO pada emak-emak. 


SEO on Page

Ada dua jenis optimasi SEO yang bisa dilakukan, yaitu on page maupun off page.  Apa sih perbedaanya SEO on page dan SEO off page?

Mudahnya, SEO on page adalah seo dengan cara memperkuat blog dari dalam blog itu sendiri. Sementara itu, SEO off page adalah usaha memperkuat blog dari faktor-faktor di luar blog. 

Di sini saya ingin berbagi ilmu dari hasil "Belajar SEO on Page Bersama Bahrul Ilmi" kemarin. Mengapa SEO on Page itu penting? Ibarat rumah, SEO on page adalah pondasi. Jika pondasinya kuat, maka rumah akan kokoh. Mau dimodel apa juga, enggak masalah.

Parameter on Page SEO

Ada beberapa patokan atau parameter yang harus diperhatikan dalam teknik SEO on page. 

optimasi-seo

1. Keyword dalam Judul Artikel

Ketika tujuan kita adalah tulisan ditemukan oleh pengunjung melalui pencarian, hal pertama yang harus dilakukan adalah riset kata kunci. Pastikan kata kunci atau keyword yang digunakan memiliki potensi untuk dicari. Jangan membidik keyword dengan 0 pencarian. Itu sia-sia. Tapi, ya terserah sih. Kalau memang maunya nulis itu, ya nulis saja. πŸ˜†

Usahakan keyword yang dipilih ada di judul artikel. Namun perlu diingat, judul sebaiknya 55-60 karakter saja. kalau kata Coach Bahrul, lebih ramah mesin pencari. Katanya lagi, kalau judulnya terlalu panjang bakal dipotong sama Google. Semacam lagi berjuang, tiba-tiba ditikung. Pedih, Jenderal!

2. Keyword di Permalink

Sama dengan judul, URL juga punya kekuatan yang memengaruhi tulisan kita dilirik atau tidak. Kalau judul tujuannya dilirik manusia, kalau URL sasarannya adalah robot crawling. Dengan URL yang mengandung keyword, robot Google lebih mudah menemukan blog kamu di mesin pencarian.

Letakan saja keyword utama di URL atau permalink Kawan Suzan. Jangan terlalu panjang. Paling banyak 75 karakter saja. Lagi-lagi, kalau terlalu panjang, takut dipotong secara paksa. Sesuatu yang dipaksa kan menyakitkan. Jadi, sadar diri saja untuk membuatnya tidak terlalu panjang. 

3. Keyword di Meta Deskripsi

Meta Deskripsi adalah penjelasan singkat mengenai artikel yang ditulis. Paragraf singkat ini bertujuan untuk memberi tahu mesin pencari bahwa apa yang mereka cari ada di tulisan kita. Makanya, kita mesti pinter-pinter membuat meta deskripsi.

Letakkan keyword di meta deskripsi. Usahakan tulis apa yang paling penting di artikelmu. Kawan Suzan hanya punya 150 karakter untuk menjual artikel yang sudah ditulis. Artinya, bagaimana 150 karakter itu bisa membuat robot pencari Google dan pengunjung percaya bahwa tulisan yang kita buat adalah jawaban untuk masalah yang mereka cari.

4. Keyword di Awal Paragraf

Nah, ini yang pasti jarang diketahui sama Emak-Emak Blogger. Rata-rata kita pasti membuka tulisan dengan curhatan. Betul atau betuk banget?

Ternyata, meletakkan keyword di awal paragraf adalah salah satu teknik SEO yang bisa dicoba. Saya lalu menyiasatinya dengan menulis judul di awal paragraf seperti media-media besar. Soalnya, di judul pasti ada keyword-nya. jadi, sekalipun ujung-ujungnya tetap dibuka dengan curhatan gaje, penempatan kata kunci tidak terlihat maksa.

5. Optimasi Tag Heading

Heading itu semacam bab dan subbab pada tulisan kita. Dalam memberi heading, kita pun harus paham prinsipnya. Judul artikel otomatis menjadi H-1. Jika di dalam artikel ada beberapa poin, pecah di Heading 2. Jangan tiba-tiba diberi H-4 dengan alasan tulisan lebih artistik. 😜

Di setiap heading ini, kita dapat menyisipkan KW turunan atau LSI. Namun, mesti diingat, harus natural. Jangan sampai demi optimasi, semua KW dibabat habis dan diletakkan di setiap heading. Bukannya berhasil dioptimasi, malah kena penalti.

6. Optimasi Gambar

Gambar ternyata bukan hanya pemanis sebuah tulisan. Kita dapat mengoptimasi tulisan kita dengan memberi title dan alt image dengan tepat. Caranya: masukkan keyword baik utama atau turunan sebagai alternative image.

Jangan sama isian antara title dan alt image. Jika ada beberapa gambar, usahakan beri keyword yang berbeda agar tidak dianggap spamming.

7. Penggunaan  Outbound Link

Siapa bilang memberi link ke luar enggak bagus untuk blog kita? Ada kalanya Outbound Link justru bagus untuk membangun kepercayaan terhadap tulisan kita.

Memberikan eksternal link sebagai rujukan atas tulisan yang kita buat menambah nilai untuk artikel yang dibuat. Pastikan bahwa link ke luar yang ditambahkan relevan dengan tulisan yang dibuat.

8. Penggunaan Internal Link

Internal Link adalah pemberian link yang mengarah pada tulisan-tulisan lain di dalam blog yang relevan. Optimasi melalui internal link sangat penting untuk menurunkan bounce rate pada blog yang kita kelola.

9. Manfaatkan LSI Keyword

LSI (Latent Semantic Indexing) mudahnya adalah sinonim dari keyword utama. selain menggunakan kata kunci utama, pengunjung biasanya mengetikan LSI untuk mencari hal yang serupa. 

Memanfaatkan LSI keyword sangat baik karena membuat tulisan terlihat natural. Sekalipun, penulisan keyword sangat bagus di mata Google. Namun, jika berlebihan akan dianggap spamming.

10. Share ke Sosial Media

Membagikan tulisan kita ke sosial media itu penting. Namun, bukan untuk mencari pengunjung. 

Share  ke media sosial lebih tepatnya sebagai sarana pengakuan agar tulisan kita lebih mudah mendapat ranking Google. Social signal istilahnya.

11. Submit ke GSC

Nah, ini yang terpenting tetapi sering terlupakan. Submit ke Google Search Console. Fungsi submit ke GSC adalah memberi tahu Google bahwa kita punya tulisan baru. Tulisan yang berhasil diindeks oleh Google punya kesempatan tayang di mesin pencarian. 

Oleh karena itu, selalu ingat untuk men-submit artikel yang barus saja di-publish agar diindeks oleh Google.

Memenuhi setiap parameter di atas adalah cara optimasi SEO on page paling mudah yang dapat dilakukan oleh pemula. Coba saja dan rasakan bedanya!


Apa yang Didapat Setelah Belajar SEO on Page

Blogger yang ingin serius ingin ngeblog wajib belajar SEO. Beberapa hari belajar "SEO on Page Bersama Bahrul Ilmi" sudah menunjukan hasil yang lumayan, lho!

Trafik

Paling kentara adalah trafik. Jumlah klik yang saya cek di GSC mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Sebenarnya sih mau saya tampilkan sebagai bukti, tapi saya malu. Soalnya, angka itu dibanding blogger-blogger lain masih jauh dari kata cukup. Namun, bagi emak-emak yang mesti ngurus keluarga, ngurus kerjaan, ngurus blog macam saya, itu prestasi.πŸ˜ƒ

Peringkat

Pantas saja sepi pengunjung, lha tulisan saya jarang yang ada di page one. Sejak otak-atik dan membenahi kebobrokan blog, mulai tampak ada visitor organic. Ketika saya cek, ternyata ada satu artikel yang sudah nongol di halaman pertama. walaupun belum ranking 1, tapi setidaknya sudah ada pengunjung yang lihat. Urusan mau diklik atau tidak, biar Tuhan yang menentukan. πŸ˜„

Domain

Lalala ... yeyeye. πŸ’ƒπŸ’ƒ Sejak migrasi ke Blogger, Domain saya mentok di angka 7. Malah kemarin sempat turun di angka 6. Belum genap sebulan belajar di kelas Naikin DA, blog saya sudah melejit di angka 13. Entah, mantra apa yang dipakai para Coach ini. Terima kasih ya Coach Baim,  Irwin, juga PeWe. Semoga berkah ilmu mengalir deras pada kalian.


Terima Kasih Tak Terhingga pada Coach Baim

Dua minggu ini, Coach Baim adalah mentor yang paling sering ditugasi untuk memberi pemahaman dasar mengenai dunia blog pada kami para emak. Mulai dari membaca Google Analytic, menganalisis Google Search Console, meriset kata kunci, termasuk optimasi SEO on page. 

Banyak sekali hal remeh-temeh yang tidak saya ketahui. Saya baru paham arti "klik" dan "tayangan" yang ada di GSC. Saya juga baru ngerti ada menu di Google Analytic untuk lebih mengenali pengunjung blog saya. Bener-bener deh, berasa tercerahkan masuk grup ini tuh.

Hal yang paling patut disyukuri adalah Coach Baim tuh akan sangat detail dan rinci jika menjawab pertanyaan dari para emak. Apa saja bakal dijawab, dari pertanyaan penting sampai enggak penting pake banget pun akan dijawab. Bahkan Coach Ilham sering meledek: Anda Bertanya, Baim Menjawab.πŸ˜‚ 

Coach Baim ini aslinya bernama Bahrul Ilmi. Blogger asal Pontianak. Masih muda dan single. Bagi blogger cewek yang butuh penuntun hidup, eh penuntun ngeblog, recomended doi. πŸ˜… Kelebihannya, Coach Baim ini bisa menyajikan materi SEO yang kadang belum dijalani saja sudah tampak rumit dengan sangat sederhana. Ia memberi analogi-analogi yang mudah dipahami oleh emak-emak. 

Hasilnya? Enggak heran, baru 2 minggu menemani kami, sudah banyak banget perkembangan yang kami alami. Murid tak akan berprestasi tanpa panduan guru yang memiliki kompetensi yang baik, bukan? 

Tertarik dimentori Coach Baim? Tunggu saja kelas gratis berikutnya. Eh, itupun kalau masih ada. πŸ˜…Makanya, beruntung banget kemarin nyangkut di mari.

Kabar baiknya nih, buat kamu yang enggak suka gratisan dan pengen ngerasain versi "pro"-nya, silakan ikut kelas berbayarnya. Bisa dibayangin kan kalau versi gratisnya saja hasilnya begini, bagaimana versi pro-nya.

jago-seo-on-page




Susana Devi Anggasari
Susana Devi Anggasari Hai, saya Susana Devi. Mamak dari Duo Mahajeng, Mahajeng Kirana dan Mahajeng Kanaya. Saya ibu rumah tangga yang nyambi jadi PNS. Untuk menjalin kerja sama, silakan hubungi saya.

Berlangganan via Email