Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Biasakan Anak Mengucap Mantra Perdamaian dengan 3 Kata Ajaib Ini

tiga-kata-ajaib

3 Kata Ajaib, Mantra Perdamaian Dunia‒Apakah kalian setuju dengan pernyataan di bawah ini?

Kata-kata bisa menjadi pedang yang menyelamatkanmu dari pembunuh yang kejam atau menjadikanmu pembunuh yang kejam.
 
Itulah kata-kata. Pengaruhnya sungguh tak terkira. Oleh karena itu, kita harus bisa memilih kata dengan baik. Pemilihan kata yang digunakan mencerminkan karakter penggunanya. 

Seorang anak seharusnya bukan hanya didik supaya pintar saja. Lebih dari itu, seorang anak sebaiknya dibiasakan memiliki karakter yang baik, tata krama dan sopan santun. Salah satu caranya adalah dengan membiasakan mereka untuk mengucapkan 3 kata ajaib. 

Apa itu  Kata Ajaib?

Apa itu kata ajaib? Kata ajaib adalah kata-kata yang apabila diucapkan memberi pengaruh luar biasa untuk pendengarnya. Kata ajaib ini ibarat mantra yang dapat mengubah situasi antarlawan bicara dengan seketika. Dengan kata ajaib ini, lawan bicara yang semula marah bisa menjadi ramah, lawan bicara yang semula bendi jadi suka, lawan bicara yang semula enggan jadi segan.

Kok hebat sekali sih kata ajaib. Apa saja sih kata ajaib itu? Kata ajaib tersebut terdiri atas kata tolong, terima kasih, dan maaf. Kata-kata tersebut walaupun sederhana mempunyai daya "magic" yang luar biasa. Jika semua orang terbiasa mengucapkan kata tolong, terimakasih, dan maaf pasti perdamaian di atas muka bumi akan terwujud.

3 Kata Ajaib yang Harus Diajarkan Pada Anak Sedari Dini

Kata-kata sederhana tapi bermakna jika diucapkan adalah tolong, terima kasih, dan maaf. Kata-kata ini jika diucapkan dapat mengubah yang enggan menjadi girang, yang terpaksa menjadi sukarela, dan yang marah menjadi ramah. Kalau semua orang terbiasa dengan kata ajaib, enggak ada deh baku hantam. Semua lawan bisa menjadi kawan. Kedamaian dan perdamaian akan merajalela. 😅

  • Tolong

Kata tolong wajib diucapkan apabila kita menginginkan orang lain melakukan sesuatu untuk kita. Alih-alih merasa diperintah, orang tersebut akan dengan suka cita membantu. 

Coba saja bandingkan dua rasa yang ditimbulkan dari dua kalimat ini!
  1. Ambilkan buku saya di meja!
  2. Tolong ambilkan buku saya di meja!
Nah, mana kalimat yang akan membuatmu legowo mengambilkan buku? Pasti yang ada kata tolong, kan? Nah, inilah mengapa kata tolong menjadi kata ajaib. 

Hanya dengan menambah kata tolong, lawan bicara merasa lebih dihargai. Dua kata tersebut ujung-ujungnya sama-sama memerintah. Namun, dengan menambahkan kata tolong mitra bicara akan merasa lebih ikhlas untuk melakukan. Jadi, jangan lupa selalu sertakan kata "tolong" untuk meminta bantuan orang lain ya!

Kata tolong menjadi kata ajaib yang wajib diajarkan pada anak. Orang tua harus memberi pandangan pada anak bahwa kata tolong wajib diucapkan untuk meminta bantuan orang lain. Di satu sisi, orang tua punya kewajiban memberi teladan. Selalu ucapkan tolong ketika menyuruh anak. 

  • Terima Kasih

Setelah dibantu, jangan lupa sampaikan "terima kasih".  Frasa terima kasih ini adalah bentuk penghargaan terhadap pertolongan yang diberikan kepada kita. Jangan menjadi tidak tahu diri dengan tidak tahu berterima kasih.

Mendengar ucapan terima kasih, si penolong akan merasa lebih dihargai. Ia tidak akan berat hati jika kita memintanya melakukan sesuatu lagi. Jadi jangan pelit bilang terima kasih. Jangan sampai orang lain kapok menolong kita gara-gara kita enggan bilang terima kasih.

Anak-anak harus paham pentingnya berterima kasih. Ucapan terima kasih adalah bentuk syukur terhadap apaupun yang diterima. Ajak anak untuk mengucapkan terima kasih jika menerima sesuatu. Anak juga diajarai mengucapkan terima kassih untuk setiap bentuk pertolongan yang ia dapatkan dari orang lain. 

  • Maaf

Siapa sih yang enggak pernah melakukan kesalahan? Manusiawi kok jika manusia berbuat salah. Kesalahan menjadi tidak manusiawi jika kalian tidak mau meminta maaf. 

Kata "maaf" dapat meluruhkan amarah. Kata "maaf" adalah pengakuan diri bahwa kita telah melakukan kesalahan atau melakukan hal yang menyakiti hati orang lain. Meminta maaf tidak selalu membuktikan bahwa kita adalah orang yang sepenuhnya salah. Namun, meminta maaf adalah bentuk pertanggungjawaban atas apa yang terjadi atas tindakan kita. 

Di antara ketiga kata ajaib ini, kata maaf adalah kata yang paling sulit diucapkan. Pada dasarnya, manusia adalah makhluk dengan ego yang tinggi. Orang yang berhasil mengucapkan maaf adalah orang yang berhasil mengalahkan egonya. Orang yang bisa mengucapkan kata maaf adalah orang yang paham dan bertanggung jawab terhadap apapun yang diperbuat. Jadi, jangan malu untuk meminta maaf ya!

Nah, ini yang harus ditekankan pada anak sedari dini. Anak harus mau mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Anak harus pagam bahwa melakukan kesalahan bukanlah dosa. Mengajari anak meminta maaf sedjak dini akan menghindarkan mereka dari sikap mencari pembenaran jika mereka berbuat kesalahan. 

Anak hanya perlu dipahamkan bahwa jika mereka melakukan kesalahan, mereka hanya perlu mengakui kesalahan mereka dan meminta maaf. Tidak perlu mencari alasan agar apa yang mereka dimaklumi dan dibenarkan. Salah ya salah. Sudah. 

Manfaat 3 Kata Ajaib

Membiasakan anak dengan tiga kata ajaib ini sangat bermanfaat bagi kehidupannya kelak, terutama dalam menjalin sosialisasi dengan sesama.  Anak yang terbiasa mengucapkan tiga kata ajaib dalam kehidupannya sehari-hari ini lebih mudah diterima oleh orang-orang di sekitarnya. Ia menjadi pribadi yang disenangi banyak orang karena perilakunya dianggap santun dan menyenangkan. Ia dianggap mampu menghargai dan memahami orang lain. 

Anak menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Ia tidak akan menjadi pribadi yang selalu mencari kambing hitam atas apa yang ia perbuat. Anak menjadi seseorang yang punya karakter dan prinsip hidup yang kuat.

Hal ini tentunya sangat bermanfaat. Anak akhirnya akan merasa dihargai dan mendapat tempat. Si anak pun akan tumbuh lebih percaya diri dan mudah bergaul. Anak akan menjadi adaptif dan bisa menyesuaikan diri dengan mudah di mana saja ia berada. Pada akhirnya, ia tidak mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lain di lingkungan baru.

Membiasakan Kata Ajaib Terhadap Si Kecil

Agar anak terbiasa menggunakan kata ajaib, tentunya kita harus membiasakannya sedari dini. Ada beberapa tips yang bisa diterapkan agar anak menjadi terbiasa dengan tiga kata ajaib ini.

1. Teladan

3-kata-ajaib-dalam-kehidupan-sehari-hari
Memberikan Teladan Menggunakan Kata-Kata Ajaib

Contoh nyata adalah cara paling manjur untuk membiasakan anak dengan tiga kata ajaib ini. Jika kita ingin anak-anak terbiasa dengan kata-kata ajaib, maka kita pun harus sering mengucapkannya dalam keseharian. 

Gunakan tolong untuk memintanya mengambilkan sesuatu. Ucapkan maaf jika si kecil memberi sesuatu. Jangan lupa sampaikan maaf jika kita tak sengaja menyisirnya terlalu keras, misalnya. Anak yang terbiasa mendengar kata-kata ajaib dari orang tuanya akan lebih mudah mengucapkannya.

2. Jelaskan

Anak harus tahu mengapa ia harus mengucapkan tiga kata ajaib tersebut. Dengan mengetahui alasannya, anak akan lebih mudah menerima dan mengucapkannya. 

Beri tahu anak kapan ia harus mengucapkan terima kasih. Mengapa ia harus mengucapkan terima kasih. Begitu juga untuk kata maaf dan tolong. Sampaikan pada anak apa manfaatnya jika mereka menggunakan kata tolong, terima kasih, dan maaf.

3. Penghargaan

Apresiasi dengan baik saat anak menggunakan kata-kata ajaib. Berikan pujian ketika mereka berhasil mengucapkan terima kasih ketika mendapat sesuatu. Ingatkan dengan baik ketika mereka lupa mengucapkan maaf setelah menumpahkan minum. 

Apresiasi semacam ini akan menimbulkan kesadaran pada diri untuk terbiasa menggunakan kata ajaib tanpa paksaan. Ia akan membentuk pola pikir untuk mengucapkan kata-kata tersebut dengan sendirinya. 

4. Ajak Menyanyikan lagu

Lagu menjadi alat menanam karakter yang paling disenangi anak-anak. Ada lagu yang bercerita tentang kata ajaib. Bukan lagi tiga kata ajaib, tetapi empat, yaitu ditambah kata permisi. Dengan mendendangkan lagu ini, orang tua seperti menanamkan konsep kata ajaib di alam bawah sadar mereka. Hasilnya, anak akan selalu terngiang dengan kata-kata ajaib ini.

Ucapkanlah "permisi" dengan senyum yang manis
Bilang "tolong" saat kau butuhkan bantuan teman
"Minta maaf"-lah jika kamu punya salah
Tapi yang terpenting kata "terima kasih"
 
Setelah mengetahui hebatnya kata-kata ajaib ini, tentunya kawan Suzan akan membiasakan anak-anak mengucapkan kata ajaib sedari dini. Hal paling penting adalah bahwa proses pembiasaan tidak akan mudah. Kawan Suzan harus bisa memberi teladan dengan sering mengucapkan kata-kata tersebut pada anak-anak. 
Susana Devi Anggasari
Susana Devi Anggasari Hai, saya Susana Devi. Mamak dari Duo Mahajeng, Mahajeng Kirana dan Mahajeng Kanaya. Saya ibu rumah tangga yang nyambi jadi PNS. Untuk menjalin kerja sama, silakan hubungi saya.

Posting Komentar untuk "Biasakan Anak Mengucap Mantra Perdamaian dengan 3 Kata Ajaib Ini"

Berlangganan via Email