Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TOPENG




Bagaimana kulihat wajahmu?

Dalam tarimu engkau menggunakan topeng

Benarkah itu senyummu yang kulihat?

Di suatu sore menjelang senja lesap

Saat kududuk di taman kota menantimu

Kulihat badut sedang menghibur nak-kanak

Mereka tertawa

Tapi ...

Tak bisa kupastikan benarkah badut itu tertawa

Lagi-lagi aku jengkel

Ia mengenakan topeng sepertimu!

Saat jalanan laguh-lagah oleh jerit mesin dan klakson

Kulihat seorang paman menuntun seekor monyet yang lincah menari

Ada yang bertepuk tangan

Ada yang berdiam diri sembari melempar koin

Lalu ada seorang anak menyembul dari kaca jendela

Ia tertawa kegirangan

Paman itu menuntun monyetnya, menepi dari jalanan

Duduk berselonjor di bawah pohon kersen di samping bangku yang kududuki

Sial ... Aku tak dapat melihat apakah monyet itu bahagia atau merana

Ia memakai topeng, sama sepertimu!

Hingga subuh bertabuh kau tak juga datang

Aku masih menunggu

Kau dan topengmu

15 Oktober 2018

Susana Devi Anggasari
Susana Devi Anggasari Hai, saya Susana Devi. Mamak dari Duo Mahajeng, Mahajeng Kirana dan Mahajeng Kanaya. Saya ibu rumah tangga yang nyambi jadi PNS. Untuk menjalin kerja sama, silakan hubungi saya.

Posting Komentar untuk "TOPENG"

Berlangganan via Email