Bebaskan Diri dari Penjajahan Belanja Online, Cintai Produk Dalam Negeri

Jumat, 31 Agustus 2018

Hai Kawan Suzan, setuju tidak jika Indonesia memiliki kans yang cukup besar untuk tumbuh dan maju dalam persaingan pasar digital?


 

Potensi E-Commerce Indonesia

Sumber: https://indonesiabaik.id/


 

Berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2107 saja sudah mencapai 143,26 juta. Hal ini tentu saja menjadi peluang empuk bagi pelaku e-commerce.


Menurut data Google dan Temasek 2017, pembelian produk via e-commerce meningkat tajam sebesar 41%. Pada 2015 pembelian via e-commerce sebesar Rp74 trilliun (US$5,5 miliar), sementara pada tahun 2017 sudah mencapai Rp146,7 trilliun (US$10,9 miliar). Bukan peningkatan yang sedikit bukan?


Hal senada juga tampak lho dalam sensus ekonomi 2016 yang dilakukan Badan Pusat Statistik. BPS mencatat pertumbuhan e-commerce  mengalami peningkatan sebesar 17% atau setara 26,2 juta pelaku bisnis. Angka yang cukup fantantis untuk perkembangan sebuah usaha, bukan?


Kalau melihat kenyataan tersebut, seharusnya perekonomian masyarakat menjadi lebih baik. Namun, benarkah demikian terjadi? Tak perlu dijawab, kita juga sudah paham bahwa perekonomian masyarakat kita butuh ditingkatkan.


Dilansir dari finance.detik.com, data yang diperoleh Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) menunjukan bahwa produk lokal yang dijual secara online di E-Commerce hanya 6-7%, sisanya merupakan produk impor dari negara lain. Jadi, siapa yang menikmati keuntungan dari melejitnya bisnis e-Commerce di Indonesia? Tentu saja buka warga Indonesia. Bukankah ini sama saja kita sedang mengalami penjajahan belanja online?


Berapa keuntungan yang diraup Negara lain dari padatnya transaksi perdagangan e-commerce di Negara kita?


Jika tidak ditanggulangi secara tepat, maka kita perlu waspada. Transaksi ekonomi di negara kita berkembang pesat, tetapi perekonomian pribumi kembang kempis. Produk lokal tidak dapat berjaya di negaranya sendiri, justru kalah dengan pamor produk impor. Padahal, kualitas produk lokal belum tentu kalah dengan produk asing.


 

Mengangkat Produk Lokal di Pasar Nasional


Melihat pertumbuhan e-commerce yang tidak membawa perubahan baik untuk warga pribumi seharusnya membuat kita berkaca mengapa hal itu dapat terjadi?


Jangan salahkan mudahnya barang impor masuk ke Indonesia! Untuk hal semacam ini biar saja pemerintah yang mengurusi. Soalnya jika kita ikut-ikutan, masalah bukannya kelar malah melebar. Haha


Lagipula, pemerintah juga tidak tinggal diam atas fenomena ini. Pemerintah tidak menutup mata bahwa mereka perlu mengawasi dan mengatur langsung perdangan elektronik ini.  Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan telah mengatur pula e-Commerce  ini. Pada rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Pemerintah merumuskan roadmap pengembangan E-Dagang Nasional (Roadmap E-Commerce).


Nah, sekarang biarkan pemerintah melakukan tugasnya dan kita melakukan apa yang dapat kita lakukan. Bukan begitu, Kawan?


 

Ubah Mindset


Kawan Suzan, menurut kalian mengapa produk impor lebih digemari dan lebih laku di pasar dagang eloktronik kita? Tepat!


Masyarakat kita cenderung tidak mentai produk dalam negeri. Mereka menganggap bahwa barang-barang impor yang memiliki brand internasional mutunya pasti lebih bagus dibanding barang lokal. Padahal nih, kualitas produk kita enggak kalah lho di pasar Internasional!


Beberapa produk buatan dalam negeri terbukti laris manis dan menjadi incaran di pasar inetrnasional. Indonesia mempunyai The Sak, label tas buatan Delia Murwihartini yang sudah merambah pasar New York dan Swedia. Kenal Matoa? Matoa adalah label jam tangan kayu handmade yang diprakarsai Lucky Dana Aria. Jepang merupakan negara yang menjadi konsumen tetap produk ini. Selain Jepang, Matoa tersebar di 9 negara lain.




Kalau orang mancanegara saja bangga memakai produksi kita, mengapa kita malah ogah-ogahan?



 

Qlapa.com: Rumahnya Produk Handmade Indonesia


Qlapa merupakan website jual-beli online yang antimainstream. Mengapa saya bilang begitu? Karena website jual beli yang satu ini unik dan beda dari yang lain.


Qlapa.com hanya menjual produk handmade asli Indonesia. Di Qlapa.com kita dapat menemukan produk-produk handmade yang dibuat oleh masyarakat seluruh Indonesia. Semua produk yang dijual adalah barang handmade dan buatan warga Indonesia. Tidak ada barang impor di sini. Tentu saja ini sangat sesuai dengan visi kita melepaskan diri dari penjajahan belanja online di Indonesia.


Penggagas Qlapa membuat website ini dengan visi yang mulia, memajukan pengrajin handmade yang ada di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, kehidupan perekonomian sebagian pengrajin handmade di Indonesia tidak cukup baik. Sekalipun setiap hari ada saja permintaan akan barang produksinya, nyatanya banyak pengrajin yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.


Pengrajin hanya mengenal produksi barang. Mereka tidak paham bagaimana caranya memasarkan produk mereka. Alhasil, produk mereka dibeli oleh pedagang atau makelar dagang. Tentu saja harga yang ditawarkan tak seberapa. Dalam hal ini, pedagang tentu memiliki keuntungan yang lebih besar dibanding produsennya atau pengrajinnya sendiri.


Di Qlapa.com, pembeli dipertemukan dengan pengrajin produk handmade asli Indonesia. Jadi, pembeli dapat memesan produk yang diinginkan secara custom. Selain itu, pengrajin dapat menerima bayaran yang pantas untuk produk yang ia buat.


Benar-benar visi yang mulia bukan?


Produk Handmade Indonesia

 

Temukan Produk Bernilai di Qlapa.com


Di Qlapa.com kamu dapat menemukan beragam produk bernilai. Cocok banget buat kamu yang sedang mencari hadiah, atau mencari barang penunjang hobi atau koleksi kamu. Kamu juga dapat memenuhi kebutuhan lifestyle dengan produk-produk keren di sini.


Buat kamu apa sih standar mencari barang untuk dihadiahkan ke orang lain? Kalau saya, selain karena disukai dan dibutuhkan, saya suka produk yang unik. Haha … iya, saya termasuk orang yang suka dengan sesuatu yang ‘beda’. Nah, Qlapa.com tahu banget yang saya mau. Di sini saya bisa menemukan barang yang saya butuhkan tapi juga unik dan beda dari yang lain tentunya.


Desember nanti, ibu saya ulang tahun. Saya mau mencari perobot rumah tangga yang unik dan lucu. Secara, Ibu suka sekali dengan perabotan rumah tangga. Akhirnya saya jalan-jalan ke Qlapa.com dan menemuka teko kelapa, tempat garam dan lada berbentuk kumis, dan nampan bambu ini. Bagus, kan?


 

Tempat menemukan produk bernilai untuk berbagai hal: hadiah, koleksi, dan lifestyle.

 

Buat kamu yang hobi mengoleksi barang antik, Qlapa.com adalah tempat paling pas. Saya sanggup berjam-jam menjelajahi tempat ini. Bener-bener membuat mata seger. Nanti kalau sudah punya rumah sendiri, enggak bingung lagi deh nyari-nyari perobatan.


Di Qlapa.com saya juga nemu Fakhira Outer Batik Navy yang kece abis. Pas banget deh buat acara kondangan. Secara emak-emak mah dandan cantiknya pas kondangan doang. Lihat baju batik di sebelahnya, cocok juga buat pasangan Fakhira Outer Batik Navy. Beneran deh, Qlapa.com mah menjawab kebutuhan lifestyle generasi macam kita.


Produk Qlapa.com Bukan Sembarang Produk



Sebagai wadah jual beli, Qlapa.com memikir sekali kepuasan pembelinya. Jadi, produk-produk yang dijual di Qlapa.com adalah produk yang sudah memenuhi kurasi dari tim Qlapa.com.


Kurasi itu apaan sih? Kurasi semacam penjaminan mutu dan kualitas yang dilakukan oleh tim Qlapa. Tim Qlapa.com akan memastikan bahwa foto dan deskripsi produk yang dipajang di Qlapa.com adalah foto real dan seperti kondisi sebenarnya. Pihak Qlapa menyadari bahwa modal utama dalam jual buli online adalah kepercayaan. Qlapa tidak mau merusak kepercayaan pelanggan dengan adanya penjual-penjual nakal di pasar digital yang mereka bangun. Selain itu, kurasi yang dilakukan tim Qlapa merupakan cara memacu pengrajin lokal agar mampu menghasilkasn produk berkualitas yang siap go internasional.


Bangsa kita mempunyai modal besar untuk pertumbuhan ekonomi: memiliki jumlah penduduk yang banyak sebagai pangsa pasar dan memilki pengrajin lokal yang mampu menyediakan produk berkualitas. Jadi, mari kita mulai melakukan aksi nyata. Cintai dan gunakan produk lokal. Kawal produk-produk lokal kita agar go internasional.


16 komentar on "Bebaskan Diri dari Penjajahan Belanja Online, Cintai Produk Dalam Negeri"
  1. banyak produk lokal yang kualitasnya bagus juga

    BalasHapus
  2. Terima kasih Infonya, mbak. Bermanfaat❤.
    Mau nyoba cek Qlapa.com

    BalasHapus
  3. Kalau bukan kita sendiri yang mencintai produk lokal, siapa lagi

    BalasHapus
  4. Susana Devi Anggasari31 Agustus 2018 15.04

    Alhamdulillah... Sama-sama Mbak 😍😍

    BalasHapus
  5. Susana Devi Anggasari31 Agustus 2018 15.05

    Betul 😀😀

    BalasHapus
  6. Bagus-bagus ya, yang dijual di Qlapa.com
    Jadi pingin.

    BalasHapus
  7. Tri Dian Wulansari31 Agustus 2018 15.32

    Wahh cucok ini say,
    Biasanya susah kalau mau cari produk-produk khas dalam negri, mau coba lah cek Qlapa.com.

    BalasHapus
  8. Membeli produk lokal adalah bukti nyata kecintaan pada negerinya

    BalasHapus
  9. Saya bangga dengan anak bangsa yang mau peduli dan cinta bangsanya.

    BalasHapus
  10. Saya suka kebingungan kalau mencari produk lokal, ternyata ada tempatnya. Makasih infonya, Mbak.

    BalasHapus
  11. Susana Devi Anggasari1 September 2018 05.20

    Bener banget, Mbak Hastira

    BalasHapus
  12. Susana Devi Anggasari1 September 2018 05.20

    Tahan mata, 😀😀😀

    BalasHapus
  13. Susana Devi Anggasari1 September 2018 05.21

    Semoga mendapatkan produk pilihan 😀😀

    BalasHapus
  14. Susana Devi Anggasari1 September 2018 05.22

    Setujuuuu

    BalasHapus
  15. Susana Devi Anggasari1 September 2018 05.22

    Hehehe iya, Bu..

    BalasHapus
  16. Susana Devi Anggasari1 September 2018 05.23

    Sama-sama, Pak

    BalasHapus

Sugeng rawuh di susanadevi.com. Silakan tinggalkan jejak di sini. Semua jejak yang mengandung "kotoran" tidak akan ditampilkan ya!

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9